dlucky14

Life Without Limits

Berbeda untuk keselarasan

Madinah, 13 Maret 2016

Blm tau apa sebabnya, apa karena perbedaan iklim dan waktu sehingga membuat badan mendadak kurang sehat, flu dan sedikit panas bahkan untuk turun ke Jabal Uhud serta kebun kurma pun tidak mampu.

Berbeda tidak selamanya buruk, begitupun persamaan tidak selamanya baik. Maksudnya ?

Sabar yah sebelum dibahas lebih lanjut coba dipikirkan baik-baik. Sang pencipta adalah maha segalanya, sudah pasti Dia maha adil dan kesempurnaan hanyalah milik Dia. Artinya tidak ada makhluk yang sempurna di muka bumi ini kecuali Dia. Setuju?

Kalau setuju, lantas kenapa masih terus mencari yang sempurna ?

tumblr_lyikhhawGB1r89aw8o1_500

Tidak ada yang sempurna di dunia ini, karena kesempurnaan hanyalah milik Sang Pencipta

Perhatikan keadilan Sang Pencipta :

Sebagian besar uang yang ada di Indonesia sudah pasti berputar di Jakarta, lanjut ? Coba bayangkan kalau di Jakarta alamnya indah, punya pantai dengan gugusan karang, koral dan biota laut beragam, air yang bening, garis pantai tinggi dengan pasir putih halus, punya udara sejuk yang dikelilingi gunung dan bukit yang indah. Apa yang terjadi ? Bisa bisa pulau Jawa khususnya wilayah Jakarta bakal tenggelam karena masyarakat seluruh dunia akan menumpuk di satu pulau.

Untuk itu Dia menciptakan keadilan dimana dengan banyaknya uang yang berputar di Jakarta maka kekurangannya adalah udara yang tercemar, kemacetan, kriminal yang tinggi, penduduknya cenderung individualis dan kondisi alam yang sangat biasa.

Lain halnya dengan bagian tengah dan timur Indonesia, mungkin dari sisi infrastruktur dan pembangunan jauh tertinggal dari Jakarta. Namun dibalik ketertinggalan itu terdapat pemandangan alam yang sungguh sangat memukau masyarakat Indonesia bahkan penduduk dunia…!. Coba saja, Manado dengan Bunaken, Makassar dengan Tanjung Bira, Flores dengan Pulau Komodo, Ende dengan Danau Kelimutu 3 warna, Bali dengan pantai dan alamnya, Papua dengan Kabupaten Raja Ampat, Cartenz, emas bahkan tambang uranium dan masih banyak lagi.

Artinya apa? Selalu ada hikmah di balik kelebihan dan kekurangan yang dimiliki. Tinggal manusia itu sendiri yang harus mencari tahu hikmah yang tersirat di balik kelebihan dan kekurangannya untuk itulah manusia dibekali dengan yang namanya AKAL.

Perbedaan Jakarta dan Bagian Timur Indonesia

Menyikapi perbedaan, kadang kadang manusia terlalu memfokuskan diri dengan yang namanya BERBEDA.

Beda pendapat sedikit, main urat di leher keluar dan memaksakan keinginan.

Beda tujuan, ribut.

Beda bahasa malah tidak saling sapa

Beda tugas dan pembagian kerja malah jadi saling iri.

Beda rezeki dan pendapatan, jatuhnya kena fitnah dibilang korupsi

Beda warna kulit, merasa bahwa bangsanya yang paling tinggi kastanya dan yang lain harus dimusnahkan.

Kalau punya pemikiran seperti itu artinya BAHAYA… Asli.. BAHAYAAAAKKK!!!!

Kenapa ? Ya iyalah masa seluruhnya harus dipaksakan sama. Coba bayangkan jika semuanya harus disamakan.

Memangnya enak kalo dunia ini seluruh pendudukya adalah pria atau semuanya wanita ? Sudah tentu tidak ada angka kelahiran baru.

Apa asyiknya kalo dalam suatu keluarga tiap hari makannya adalah pempek.

Apa jadinya kalau seluruh penduduk dunia menjadi guru? Terus yang jadi murid siapa ?

Apa yang terjadi kalau setiap harinya adalah siang, hanya satu musim yakni musim panas, hanya ada terik dan dipenuhi gurun pasir ? Artinya kiamat dan seluruh aktivitas bumi berhenti.

Semakin jelas kan ada hikmah tersirat di balik persamaan dan perbedaan yang Dia Ciptakan. Adalah tugas manusia untuk mencari pelajaran dari contoh di atas.

Perhatikan sekali lagi berbeda tidak selalu salah dan sama tidak selalu benar. Dengan visi yang sama keindahan akan tercipta kalau perbedaan dijadikan sebagai wadah untuk saling melengkapi dan mengisi kekurangan masing-masing, sedangkan kesamaan merupakan penguat untuk keselarasan. Seperti tubuh manusia (visi), organ tubuh yang berbeda pasti memiliki fungsi masing-masing, kaki berfungsi menopang, mata untuk melihat, kuping untuk mendengar, usus untuk mencerna makanan, lidah untuk mengecap rasa, dll. Bentuk dan fungsinya jelas berbeda, namun asalkan bekerja sesuai fungsinya jadilah ia disebut sistem organ yakni tubuh manusia.

Organ yang fungsinya sama akan saling memperkuat, misalnya apa jadinya kalau mata kita hanya satu ? Kuping satu? Kaki satu ? Tangan satu ? Rambut satu ?

Repot toh?

Lidi hanyalah lidi jika hanya satu dan mudah dipatahkan, saat digabungkan jadilah satu lidi yang dapat membersihkan dan lebih sulit dipatahkan.

Batu bata jika digabungkan akan membentu tembok.

Kertas jika digabungkan akan menjadi. Buku.

Benang disatukan akan menjadi bahan tekstil.

Enter a caption

20150307100919BQ1I4YAIMWJZD_340

Saat disatukan, lidi akan menjadi sangat bermanfaat dan kuat

Klop kan ? Berbeda saling melengkapi, sama saling menguatkan.

Pelangi yang indah tercipta dari kumpulan warna-warna yang berbeda dengan bentuk yang sama.

Sama sama senar dengan bunyi berbeda disatukan jadilah gitar dengan suara yang indah.

Sama – sama manusia dengan istiadat yang berbeda memberikan warna yang berbeda di Indonesia sehingga disebut Bhineka Tunggal Ika.

Pria dan wanita yang memiliki perasaan yang sama sehingga terciptalah suatu keluarga  harmonis tidak perduli apapun kerikil dan hambatan yang terjadi asalkan mereka selaras. Gimana ?

Suku-apa-saja-yang-ada-di-I

Kekayaan Indonesia selayaknya tercipta dengan menguatkan persamaan dan menghargai perbedaan

Berbeda untuk selaras juga terjadi saat memberi saran. Berpendapat boleh saja, silahkan, bebas. Namun kalau pendapatnya belum diterima yaaaah jangan marah, jangan selalu merasa benar, jangan merasa paling tahu segalanya sehingga menimbulkan kesan yang arogan dan selalu benar sendiri. Bisa saja orang meminta masukan hanya sebagai pembanding antara pemikiran yang dia punya dengan yang memberikan saran. Ibaratnya kita sedang melihat pohon kelapa, satu orang bilang buahnya coklat dan seorang lagi bilang hijau? Mana yang benar ? Dua-duanya benar kok karena pendapat adalah pespektif, mau dibilang buah kelapa berwarna hijau dan coklat juga boleh.

Atau lain halnya dengan kebanyakan masyarakat kita saat ini, dimana mereka saling menghujat satu sama lain sibuk menggunjingkan kekurangan dan keburukan orang lain (perbedaan). Tidak ada manusia yang sempurna karena kesempurnaan hanyalah milik Dia. Manusia adalah tempatnya salah dan dosa, namun daripada sibuk melihat keburukan orang lain alangkah terpujinya kalau kita yang menyelam masuk ke dalam diri kita sendiri, mengenali diri sendiri dan melakukan koreksi terhadap kekurangan kita. Kadang-kadang semut di seberang jalan malah terlihat, namun gajah di pelupuk mata tidak terlihat.

Ahli perang Tiongkok bernama Sun Tzu selalu memenangi pertempuran yang dipimpinnya, ketika ditanya apa strateginya maka dia hanya menjawab “kenalilah dirimu dengan baik, maka hampir pasti kamu akan memenangkan pertempuran!!!” selebihnya barulah mengenali siapa musuhmu.

images

Kenali dirimu, maka kamu akan memenangi seluruh pertempuran

Kalau dipikir bener juga yah misalnya dalam manajemen organisasi.

Si A kemampuan terbaiknya adalah bahasa dan relationship

Si B jago perhitungan

Si C jago teknologi

Manajemen yang baik adalah mampu melihat dan memberdayakan sesuai dengan kemampuan masing-masing, jangan sampai dipaksakan. Ikan hiu yang ganas pun tidak berdaya jika dia diangkat ke daratan bukan ? Jangan sampai mengatakan ” pokoknya ga mau tahu, harus bisa semua lah, orang lain bisa masa kamu tidak!!!” menurut saya omongan seperti itu adalah omongan anak kecil yang belum mengerti apa-apa, tanpa tahu solusi apa yang harus dilaksanakan, ketidakmampuan dalam menggali potensi terbaik timnya. Akhirnya saat hasil tidak maksimal yang ada hanyalah amarah destruktif yang berakibat perpecahan dalam tim, saling menyalahkan karena semuanya ingin membela diri. Hmmmm, banyak juga yang seperti ini.

Mengenali diri sendiri juga berlaku untuk menggali potensi terdalam kita. Contohnya adalah pada saat kuliah dulu saat pemilihan jurusan. Mungkin ada yang menjawab kedokteran, saat ditanya alasannya jawaban yang didapat adalah “yaah karena menurut saya itu paling bagus dan banyak peminat”. Padahal anak ini sendiri kemampuannya adalah perhitungan. Jujur saja, kadang-kadang kita sendiri tidak menyadari siapa diri kita, kelebihan kita apa, kekurangan kita apa, impian dan motivasi kita apa dalam suatu hal. Laaah kalau kita sendiri tidak tahu siapa diri kita sendiri, bagaimana mau memenangkan pertempuran ? Yang ada hanyalah kondisi seperti sekarang ini yakni saling menyalahkan dan saling hujat.

Bijaksana sekali jika kita memperbaiki akhlak, sikap dan kekurangan diri sendiri untuk terus berkembang daripada terus memprotes kekurangan orang, menyalahkan pemimpin, kondisi negara dan masyarakat. Kalau dirasa pemimpin kita tidak baik ? Tinggal 2 pilihan, yakni pindah tempat atau kita masing-masing memperbaiki diri sehingga jika telah saatnya memimpin akan tercipta pemimpin maupun pengikut yang berkualitas tanpa adanya friksi ketegangan dan kudeta kekuasaan 🙂

 

Sukses Selalu

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Information

This entry was posted on April 4, 2016 by .
%d bloggers like this: